Senin, 10 Oktober 2011

7 Hal Tidak Biasa Yang Pernah Ditemukan Dalam Tubuh Manusia

Share this article on :
7 kisah nyata tentang berbagai macam benda yang tidak seharusnya terdapat di dalam tubuh manusia, namun nyatanya terjadi.

Para ahli bedah bisa saja mengatakan mereka sudah pernah melihat semua hal bahkan yang paling menjijikan atau mengerikan dalam tubuh manusia, tapi apakah mereka pernah menemukan benda-benda dibawah ini?



1. Bola Rambut Raksasa



Pada tahun 2007, seorang wanita berumur 18 tahun mendatangi Rush University Medical Center di Kota Chicago, Amerika Serikat dengan keluhan sakit perut, muntah-muntah dan penurunan bobot berat badan yang ekstrim sampai dengan 20 kg. Seseorang dapat kehilangan berat badan sekian banyak dalam waktu singkat hanya bisa terjadi jika satu bagian tubuhnya diamputasi atau baru saja melahirkan seorang manusia dewasa yang kerdil. Untuk memperjelas keluhan, dokter melakukan X-Ray terhadap perut wanita tersebut dan mereka menemukan sesuatu berukuran besar dan gelap, yang dianggap oleh para dokter adalah sejenis
tumor yang tidak terlalu berbahaya. Ketika mereka melakukan operasi untuk mengangkat tumor tersebut, yang mereka temukan bukan sebuah tumor melainkan gulungan rambut yang berbentuk bola seberat 5 kg dengan panjang sekitar 30 cm!

Lalu apa yang sebenarnya terjadi sehingga wanita tersebut memiliki hal aneh dan mengerikan seperti itu dalam perutnya?Setelah ditelusuri ternyata wanita itu memiliki kelainan yang disebut tricophagia, yaitu kebiasaan mencabut dan memakan rambutnya sendiri! Kelainan ini termasuk dalam kategori gangguan kompulsif dimana seseorang melakukan suatu hal yang sama terus menerus saat berada dalam kondisi cemas (contoh lain menggigiti kuku). Sebagian besar orang tidak menyadari bahwa apa yang mereka makan, seperti rambut dan kuku merupakan zat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh sehingga dapat menyumbat dan merusak pencernaan mereka, bahkan tumbuh dan menjadi besar seperti bola rambut diatas!

2. Cacing Otak


Jika kamu berpikir kamu memiliki tumor otak, lalu dokter yang memeriksa otak kamu mengatakan bahwa kamu tidak mempunyai tumor otak, kira-kira penyakit lain apa yang dapat kamu pikirkan? Mari kita lihat kasus Rosemary Alvarez, ia khawatir dirinya mengidap tumor otak jadi ia mendatangi sebuah rumah sakit di kota Arizona, Amerika Serikat. Ia mengeluhkan mati rasa dan penglihatannya tidak jelas. Hal umum yang akan dilakukan para dokter tentu saja mengoperasi dan menggeledah isi kepala pasien tersebut. Dan memang itulah yang dilakukan oleh para dokter terhadap kepala Rosemary namun apa yang ditemukan dalam penggeledahan membuat para dokter tertegun dan sulit berkata-kata. Ada dua alasan yang membuat mereka sulit berkata-kata, yang pertama, mereka lega karena ternyata bukan tumor yang mereka lihat dalam otaknya dan yang kedua, mereka menemukan cacing dalam otak Rosemary. Cacing raksasa yang ditemukan di bagian batang otak wanita tersebut.
Bagaimana cacing tersebut dapat ditemukan dalam otak seseorang?
Cacing yang ditemukan bukan jenis cacing aneh atau langka, melainkan jenis cacing yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari (tapeworm). Yang mengerikan adalah bagaimana cacing itu dapat masuk ke dalam otak seseorang. Jika kita memakan daging yang dimasak tidak sampai matang benar, kemungkinan besar telur atau larva cacing yang ada dalam daging itu masih hidup dan dapat berkembang biak. Telur cacing itu masuk ke dalam tubuh manusia, tinggal dan berkembang biak di usus, yang merupakan tempat favorit mereka. Bagaimana cacing itu bisa masuk ke dalam otak? Satu-satunya cara adalah ketika seseorang menelan kotoran manusia! Lalu, apakah Rosemary pemakan kotoran manusia, tentu saja bukan, dia mendapatkan cacing tersebut dari seseorang yang tidak mencuci tangannya setelah mengeluarkan kotoran dan kotoran itu menempel pada makanan yang dikonsumsi oleh Rosemary.


3. Retraktor Bedah

Daryoush Mazarei, seorang pria berumur 57 tahun mengalami sakit luar biasa setelah menjalani operasi pemasangan sebuah alat yang membantu pengurangan cariran yang masuk ke otaknya. 2 tahun setelah operasi berlalu, ia tidak pernah merasa benar-benar sembuh karena rasa nyeri yang seringkali ia rasakan namun keluhannya tersebut tidak pernah benar-benar ditanggapi secara serius karena dokter memang tidak menemukan yang salah dalam kondisi fisiknya. Karenanya, ketika ia terus menerus mengeluh, dokter malah memintanya menemui psikiater. Bahkan ketika anak perempuannya mengatakan bahwa ia dapat merasakan ada sesuatu yang keras dalam bagian tubuh ayahnya, dokter malah mengomentarinya seperti anak kecil karena selalu mengeluh sakit. Mungkin karena bosan dengan keluhan pasiennya tersebut, akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan CT scan. Hasil CT scan menunjukkan ada suatu benda asing besar pada bagian perut sang pasien. Operasi bedah pun dilakukan untuk mengeluarkan benda asing tersebut dan ketika dokter membuka bagian perut sang pasien, ditemukan sebuat retraktor bedah yang tidak sengaja tertinggal dalam rongga perutnya. Retraktor bedah adalah sebuah alat yang berbentuk seperti gegep dan biasanya digunakan untuk menjepit organ tubuh tertentu.
Bagaimana alat seperti itu bisa masuk ke dalam rongga perut bapak tua ini?
Tampaknya para dokter yang melakukan operasi terhadap bapak tua ini lupa mengeluarkan alat tersebut karena terlalu lelah atau terlalu asyik mengobrol sambil menjahit untuk menutup kembali perut sang pasien.Dari data yang pernah tercatat sebetulnya ini bukan kasus yang pertama terjadi, dari penelitian yang pernah dilakukan, di negara maju seperti Inggris, tercatat 722 kasus semacam ini pernah terjadi dalam satu tahun.

4. Pria Hamil

Sanju Bhagat, seorang pria yang tinggal di Napgur, sebuah kota kecil di India, sejak kecil seringkali diejek teman-temannya karena kondisi perutnya yang besar seperti orang hamil. Ia mengalami kondisi ini sejak kecil dan kondisinya semakin buruk saat dia tumbuh dewasa. Suatu malam, ia dilarikan ke rumah sakit di kotanya karena merasakan sakit yang luar biasa pada perut besarnya tersebut. Dokter yang melakukan pemeriksaan menganggap perutnya besarnya tersebut diakibatkan adanya tumor namun setelah dokter membedah perut pria ini apa yang ditemukan sungguh diluar dugaan karena bukan tumor seperti dugaan melainkan janin manusia yang terbentuk sebagian! Janin itu telah memiliki rambut, tungkai kaki dan alat kelamin yang belum dapat dipastikan jenisnya.
Bagaimana mungkin seorang pria dapat hamil?
Berdasarkan data yang pernah dicatat, kasus seperti ini memang tidak banyak, mungkin kurang dari 100 kasus dari seluruh populasi pria di dunia namun tetap saja suatu hal yang luar biasa. Dalam istilah kedokteran, kasus seperti ini disebut fetus in fetu, kondisi dimana seseorang yang seharusnya dilahirkan kembar namun karena suatu hal, salah satu dari janin tidak dapat berkembang secara sempurna. Dalam kasus Bhagat, saudara kembarnya tidak dapat bertahan dan berkembang secara sempurna dan tetap tinggal dalam bagian perutnya.

5. Garpu Paru - Paru

Garpu paru-paru? Bukan garpu yang berbentuk paru-paru ataupun paru-paru yang berbentuk garpu. Mari kita simak kisah John Manley ini. Selama hampir dua tahun belakangan ini, ia menderita batuk dan pneumonia yang tak kunjung sembuh, terkadang kondisinya sangat buruk sehingga badannya seringkali membiru dan jatuh pingsan. Ia telah mengunjungi beberapa rumah sakit dan dokter spesialis namun belum ada satupun yang berhasil menyembuhkan penyakitnya, usul tergila yang pernah diberikan dokter kepadanya adalah untuk mengangkat seluruh paru-parunya karena itu adalah jalan terbaik untuk menghilangkan derita batuknya. Sampai suatu hari ia bertemu dengan Dr. Momen Wahidi, seorang dokter ahli dalam bidang pulmonologi (pernapasan) yang menganjurkan untuk memasukkan kamera kecil ke dalam paru-parunya untuk melihat apa yang sebenarnya menganggu selama ini. Apa yang ditemukan dalam paru-paru Manley adalah tumor yang dihiasi oleh Logo restoran cepat saji Wendy's, yang selanjutnya memunculkan kekhawatiran bahwa restoran tersebut memproduksi makanan yang dapat mengakibatkan kanker.
Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada paru-paru pria ini?
Tampaknya tanpa disadari Manley menghirup potongan bergerigi ketika ia makan di restoran cepat saji tersebut. Bagaimana hal itu dapat terjadi, Manley sendiri tidak dapat menjawab secara pasti. Ia hanya mengatakan namanya juga restoran cepat saji, disajikan cepat dan dimakan dengan cepat juga jadi kadang kita tidak tahu apa yang kita makan saking cepatnya. Really???

6. 30 Buah Magnet

Anak-anak memang memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap lingkungannya dan mereka belum dapat berpikir secara sempurna sehingga semua hal ingin diketahui tanpa berpikir itu berbahaya atau tidak. Seperti kisah seorang anak perempuan berumur 8 tahun di Indiana, sebuah kota di Amerika Serikat yang harus dilarikan ke rumah sakit karena merasa nyeri yang luar biasa pada perutnya dan ketika diperiksa dokter menemukan lebih dari 30 buah magnet dan potongan logam lainnya yang telah ia telan selama ini. Meskipun pada akhirnya gadis kecil ini selamat namun apa yang dialami sungguh berbahaya karena magnet cenderung saling menempel datu sama lain dimanapun mereka berada (termasuk dalam tubuh gadis malang ini) dan dapat mengakibatkan kematian.
Mengapa gadis kecil ini dapat menelan besi sebanyak itu?
Ternyata Haley, nama gadis kecil malang ini menelan mainannya sendiri yang bentuknya kecil dan menarik seperti permen. Sang ayah juga merasa takjub mengapa gadis kecilnya yang selalu mendapatkan nilai baik di sekolah dan sudah diberitahu untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu dapat menelan begitu banyak besi. Pada akhirnya yang dapat kita katakan, ya ... namanya juga anak-anak.

7. Peralatan Makan

Kisah terakhir ini dapat dikatakan paling unik plus mengerikan. Margaret Daalman, 52 tahun dari negeri Belanda mendatangi rumah sakit dengan keluhan sakit pada perutnya yang sampai membuatnya sulit berjalan. Dokter melakukan X-ray terhadap perutnya dan menemukan suatu bentuk seperti gurita besar. Operasi untuk mengeluarkan benda aneh itu dilakukan dan membuat para dokter yang melakukan operasi tercengang luar biasa, mengapa? Karena yang mereka temukan dalam perut wanita tua ini adalah 78 sendok dan garpu! Dan yang mereka temuka bukan sendok garpu kecil plastik tapi sendok garpu dengan ukuran normal terbuat dari logam.
Bagaimana wanita ini dapat menelan garpu dan sendok sebanyak itu?
Setelah ditelusuri lebih jauh ternyata wanita malang ini memiliki gangguan kompulsif yang disebut Pica. Ketika masa kanak-kanak, manusia memiliki kecenderungan untuk mencoba sesuatu yang bukan makanan untuk dimakan (batu bata, pasir, kertas dll.) namun hal tersebut akan menghilang ketika memasuki masa remaja dimana proses berpikir sudah lebih matang dan sempurna. Tampaknya hal tersebut tidak berlaku untuk Margaret, kecenderungannya untuk mengkonsumsi sendok dan garpu terjadi karena ia mengalami gangguan kompulsif pica itu tadi.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Stats

Backlink

Backlinks
Site Search

Copyright © 2010 Hasimas | Sitemap | Follower | Mobile